Semua orang pasti sudah tidak asing dengan Sistem Manajemen Lingkungan (SML) ini. Hampir setiap tempat kerja  menerapkan SML ini. Contoh tempat yajg menerapkan SML adalah perusahaan diberbagai bidang manufaktur misalnya kontriksi, properti, migas, dan berbagai bidang lainnya. Penerapan SML ini penting karena memberikan manfaat yang luar biasa.

Apa kegunaan dari SML ini disebuah perusahaan? SML memberikan fungsi yang sangat penting untuk perusahaan. Fungsi SML ini untuk membantu setiap perusahaan dalam mengantisipasi dampak atau resiko yang berhubungan dengan lingkungan. SML ini dilakukan sesuai dengan peraturan maupun syarat yang telah ditetapkan. Antisipasi pada sistem ini adalah untuk melakukan identifikasi, memprioritaskan, serta meminimalisir adanya dampak yang akan terjadi. Lingkungan yang dimaksud dalam SML ini adalah baik udara, tanah, maupun air. Pelaksanaan SML ini juga ditekankan terhadap adanya komitmen mengenai perbaikan berkelanjutan.

Mengenal Sejarah Iso 14001

Pixabay.com

SML tidak lepas hubungannya dengan Iso 14001. Sangat penting untuk mengenal sejarah dari Iso yang ada di perusahaan. Penerapan Iso atau SML ini di perusahaan mulai disadari semua pihak. Penerapan sistem ini tidak lain karena menghadapi isu dari lingkungan. Isu lingkungan yang dimaksud adalah seperti halnya penanganan limbah hasil produksi, suara bising yang ditimbulkan, pengelolaan limbah sampah, dan berbagai hal lainnya yang berhubungan dengan lingkungan.

Sejarah dari Iso yang 14001 ini sebenarnya merupakan lanjutannya dari 14000. Dulunya sebelum ada Iso yang 14000, berbagai organisasi mulai menyusun mengenai SML secara sukarela. Kegiatan ini mampu memunculkan perbandingan dampak lingkungan di setiap perusahaan yang cukup sulit. Sehingga diciptakanlah SML yang bersifat universal sehingga bisa digunakan bersama – sama setiap perusahaan. Pembentukan Iso ini dulunya bernama BS 7750 yang membahas hal mengenai standar pengelolaan lingkungan.

Karena pelaksaan BS 7750 ini belum sempurna maka disempurnakan dalam seri Iso yang ke 14000. Sistem Iso ini mencakup berbagai hal mengenai pedoman dan kebijakan terkait pengelolaan lingkungan dimana organisasi sudah disertifikasi. Pada tahun 1996 inilah mulai diresmikan standari Internasional mengenai Iso baik 14001 atau 14004. Iso ini diciptakan untuk masalah Sistem Manajemen Lingkungan (SML).

Isi dari sistem 14001 ini adalah membahas mengenai spesifikasi syarat dan juga panduan dalam penggunaannya. Sedangkan untuk 14004 berisi mengenai prinsip, sistem, serta teknik pendukungnya. Sistem dari 14000 memang meliputi banyak versi. Perkembangan dari sistem ini adalah mulai dari Iso yang 14001, 14004, 14006, 14015, 14020, 14030, 14031, 14040, 14046, 14050, 14062, 14063, 14064, 19011. Dari banyaknya versi di atas, versi 14001 lah yang paling banyak digunakan atau dikenal di dunia industri.

Mengenal Kegunaan Iso yang 14001 di Lingkungan Industri

Pixabay.com

Dampai lingkungan adalah berbagai hal yang beresiko hasil dari aktivitas sebuah perusahaan. Biasanya dampak  tersebut karena adanya bio Рkimia Рfisik serta sosial. Contoh dari berbagai dampak tersebut adalah adanya pencemaran limbah, pencemaran udara melalui asap, kerusakan hayati, dan pengurangan cadangan air di tanah. Itulah beberapa contoh pencemaran lingkungan yang bisa saja terjadi. Dampak Рdampak tersebut mampu menimbulkan resiko yang bisa mempengaruhi berbagai bisnis yang dijalankan setiap perusahaan.

Melihat banyaknya dampak lingkungan yang bisa muncul akibat aktivitas perusahaan ini membuat pelaksanaan dari Iso penting untuk dilakukan semua perusahaan. Ketika ada perusahaan yang ingin melaksanakan sistem ini maka perusahaan tersebut telah berkomitmen untuk melakukan perbaikan secara berkala terhadap kinerja lingkungannya. Dalam pelaksanaan Iso ini semua perusahaan harus tahu bahwa pelaksanaan Iso merupakan standar yang memadukan kepentingan antara bisnis dan lingkungan menjadi lebih seimbang. Dengan begitu perbaikan kinerja yang ada di perusahaan ini akan disesuaikan dengan sumber daya yang ada di dalam perusahaan tersebut. Baik sumber daya manusia, teknis, maupun mengenai finansial.

Penerapan sistem Iso ini bisa dikatakan sukarela. Sistem ini bisa saja dijalankan untuk perusahaan yang bersedia menjalankannya saja. Biasanya sistem ini akan dijalankan ketika perusahaan ingin menerapkan, mempertimbangkan, serta menyempurnakan mengenai SML yang ada dilingkungan perusahaan. Selain itu Iso juga dilaksanakan ketika perusahaan ingin memberikan bukti mengenai pihak lain dimana telah menerapkan SML sesuai dengan standar yang sudah ada. Paling penting adalah banyak perusahaan yang menerapkan Iso ini karena untuk mendapatkan sertifikat mengenai Iso itu sendiri.

Apa sebenarnya manfaat yang akan dirasakan dari adanya Iso ini? Pastinya manfaat yang akan dirasakan sangat luar biasa. Manfaat dari Iso adalah menurunkan potensi ataupun dampak yang bisa muncul terhadap lingkungan. Iso mampu mengurangi limbah yang dihasilkan sebuah perusahaan. Iso juga mampu memenuhi compliance terhadap peraturan yang ada. Manfaat dari Iso juga mampu menurunkan resiko tanggung jawab terhadap lingkungan dengan lebih terstruktur dan terencana.

Penerapan Iso juga bisa meminimalisir adanya potensi konflik yang terjadi abtata pekerja dengan lingkungan kerja. Masih ada banyak manfaat lain dari Iso seperti halnya sebagai alat promosi dalam meningkatkan citra perusahaan, menggunakan sumber daya alam lebih bijaksana, dan manfaat lainnya. Mengenal sejarah dari Iso memang penting untuk memahami kegunaannya di tempat kerja.